Jumat, 01 Mei 2026

MENARASIKAN IMAJINASI




Materi            : Menulis Dongeng dan Cerita Anak

Resume ke     : 5

Gelombang    : 34

Tanggal          : 29 April 2026

Narasumber  : Helwiyah, S.Pd., M.M.

Moderator     : Dyah Kusumaningrum, M.Pd.

 

Masa anak-anak adalah masa mengembangkanimajinasi dan kreativitas. Pada masa ini anak aktif berfantasi untuk memahami dunianya. Dongeeng dan cerita anak merupakan salah satu penghubung anak untuk berimajinasi dan mengenal dunia nyata. Penulisan dongeng dan cerita membutuhkan susunan kata-kata yang indah agar cerita semakin memikat.

Dongeng adalah cerita khayalan yang diwariskan turun temurun dari zaman dahulu. Biasanya dongeng berisi hal-hal ajaib dan tokoh-tokoh uni seperti kancil dan buaya, cinderella, bawang merah dan bawang putih.

Seperti yang dituturkan Bu Ewi;

Ciri-ciri sebuah dongeng :

-       Bersifat khayalan/fantasi

-       Tokoh hewannya bisa berbicara atau makhluk ajaib

-       Mengandung pesan moral didalam ceritanya

-       Latar cerita seperti kerajaan, hutan atau tempat ajaib

-       Bersifat menghibur dan mendidik

Sedangkan cerita anak adalah cerita yang dibuat untuk anak-anak dimana isinya seputar dunia anak dan penyusunan kata-katanyapun mudah dipahami oleh anak. Seperti tentang persahabatan, menabung, cerita keluarga dan lingkungan.

Ciri-ciri cerita anak :

-       Tokohnya dekat dengan kehidupan anak

-       Bahasanya sederhana dan mudah dimengerti

-       Cerita yang menarik dan menyenangkan

-       Mengandung nilai-nilai pendidikan

-       Latar ceritanya seperti sekolah, rumah atau lingkungan sekitar

Persamaan daongeng dan cerita anak :

-       Sama-sama menghibur bagi yang membaca

-       Mengandung pesan moral

-       Menggunakan bahasa yang mudah dipahami

-       Cocok dibaca anak-anak

 Perbedaan dongeng dan cerita anak :

Dongeng

Cerita anak

·       Cerita khayalan lama

·       Banyak unsur ajaib

·       Tokoh hewan, peri , raja

·       Latar kerajaan atau hutan

·       Turun-temurun

·       Cerita untuk anak-anak

·       Bisa nyata atau khayalan

·       Tokohnya terdiri dari anak, keluarga, teman

·       Latar rumah atau sekolah

·       Banyak dibuat penulis modern

 Jenis-jenis dongeng yang populer :

Jenis

Karakteristik

Contoh

Fabel

Tokoh utamanya adalah hewan yang berprilaku seperti manusia

Kancil dan buaya, Si kura-kura dan kelinci

Legenda

Cerita dikaitkan dengan asal usul suatu tempat

Tangkuban perahu, Danau Toba

Mite (Mitos)

Cerita tentang dewa-dewi atau hal gaib yang dipercayai masyarakat

Nyi Roro Kidul

Sage

Cerita lama yang mengandung unsur sejarah dan kepahlawanan

Ciung wanara, gajah Mada

Parabel

Cerita singkat yang mengandung nilai moral/pendidikan agama

Cerita tentang kejujuran

                 Kelebihan anak yang telah biasa  dibacakan dongeng atau cerita oleh orang tua mereka dan  diajak membaca dari kecil maka anak akan memiliki wawasan yang luas, imajinasi yang tinggi dan memiliki kosa kata yang lebih banyak.

                Struktur penulisan dongeng atau cerita anak seperti yang disampaikan Bu Ewi, didahului dengan pengantar berupa pendahuluan, pengenalan tokok dan latar untuk menarik pembaca berimajinasi serta adanya konflik agar menarik dimana ada klimaks, solusi dan pesan moral dari cerita. Agar tulisan lebih hidup maka gunakanlah kata tiruan bunyi untuk efek dramatis seperti kukuruyuk, srak-srek (Onomatope). Gunakan dialog singkat dan visualisasi.