Materi : Pegiat Literasi
Masyarakat melalui TBM
Resume ke : 4
Gelombang : 34
Tanggal : 27 April 2026
Narasumber : Bambang Purwanto, S.Kom., Gr., CPS., C.ED.,
MEP
Moderator : Aam Nurhasanah, S.Pd.
“Maknai hidupmu dengan literasi dan aksi. Berkaryalah tanpa
pamrih pundi-pundi. Jadilah benderang di tengah gulita, pencerah di antara
keluguan pikiran yang memayoritas. Bergelimanglah dalam kearifan dan
kemaslahatan. Kau adalah spesies unggul yang seharusnya mengajak kepada
keunggulan, tidak kepada paradigma picik geosentris dan kecerobohan pola
pikir.” ― Andi
Fitriyanto, Antitesis
Pertemuan ke-4 yang sangat menginspirasi! Seorang tokoh pegiat literasi “
Mr. BAMS” yang telah mengispirasi tentang TBM (Taman Bacaan Masyarakat) yang
dimulai dari sudut sebuah ruangan dirumah masa depan. Diawali dengan niat tulus
yang butuh pengorbanan dan perjuangan, dimulai dari diskusi lingkungan terkecil
yang nantinya akan menentukan masa depan
TBM. Mulai membangun mimpi dengan mengumpulkan buku-buku yang bisa
dimanfaatkan, menyiapkan rak dan tempat-tempat yang bisa digunakan untuk
menyusun buku yang akan dibaca. Pengurusan izin dari warga sekitar, RT dan RW
baik lisan maupun tulisan dan mengundang anak-anak disekitar untuk datang
membaca dengan menyajikan majalah anak-anak seperti Bobo dan buku yang ada.
Terciptanya TBM AS Lebakwangi yang digemari oleh anak-anak tak lepas dari
peran besar seorang Mr. BAMS yang rela berkorban materi, waktu dan tenaga. Terbentuknya
TBM maka dapat bergabung dengan Forum TBM dimana terdapat TBM-TBM lainnya yang
dapat saling sharing ilmu. Pengalaman mengelola TBM menciptakan suatu inovasi
yaitu Rapor Literasi karena berkaitan dengan profesi sang Mr yang seorang guru.
Ini sangat berguna sekolah didalam kurikulum pendidikan saat ini dalam Program
Gerakan Literasi Sekolah. TBM tidak hanya membaca, tapi sebuah tempat untuk menambah
ilmu, berkreasi dan bermain.
Mari kita wujudkan generasi bangsa yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia,
sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab
sesuai dengan tujuan pendidikan nasional
kita.
pertemuan keempat yg begitu menggoda, semoga terus berlanjut
BalasHapus